(REVIEW) BUKU BUKAN IBU BIASA

Judul buku     : Bukan Ibu Biasa
Penulis            : Ummu Balqis
Penerbit          : Qultum Media
Tahun Terbit : 2015
ISBN               : 979-017-329-6
Jumlah halaman : 188 halaman
Harga               : Rp 56.000,0 (di gramedia Purwokerto)

Maka sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan, maka apabila Engkau telah selesai, maka tegaklah. Dan hanya kepada Tuhanmulah Engkau berharap (QA. AL-Insyirah[94]: 5-8)

Ayat quran di atas aku baca di chapter yang ditulis oleh penulis saat menceritakan bahwa Daffa, anak pertamanya pernah dianggap terlambat berbicara. Jleb banget rasanya begitu baca,karena situasinya sama seperti yang aku rasakan saat ini:’)

Ummu Balqis, yang aku tahu dari akun instagram @babyhijaber adalah seorang Ibu beranak dua, berprofesi sebagai pendidik, pemerhati parenting dan desainer sebuah label baju syari. multitalented banget dah beliau ini. Sering sengaja kepo ke akun insta beliau dan setiap baca caption fotonya, hati selalu bawaannya baper..hihi

Makanya pas tahu ummu balqis bikin buku, udah kebelet banget pengen baca. Lah ndilalahnya tiap cari di toko buku di kota ini, gaaa pernah ketemu. Dicari muter muter ga pernah ketemu. Mas/mba penjaga toko pun ga banyak membantu:p Akhirnya terlupakan oleh buku yang lain. Sampai 4 hari yang lalu, saat sedang membeli hadiah untuk anak seorang teman, tiba tiba ingat buku tersebut. Cari di kompi, katanya masih ada stok 8 buku, hunting lagi dimana letaknya(petugasnya disini agak suka bingungan letak rak tokonya sendiri). Alhamdulillah, ketemu! ketemunya ternyata di rak agama:)) padahal selama ini nyarinya di rak…pendidikan dan parenting..pantes ga ketemu yah,,,

Buku “Bukan Ibu Biasa” ini adalah kumpulan tulisan ummu balqis tentang cara beliau mendidik dan mengasuh kedua anaknya. Dari mulai dinyatakan positif hamil sampai lahir sampai kini anaknya sudah mulai beranjak remaja. Perbagian milestone anak ditulis dalam satu chapter. Yang menarik untu saya adalah bagian speech delay anak ,cara mendidik anak untuk cinta agama(alquran) dan tentu saja cara mengasuh anak di era digital ini. Penuturan ceritanya apik, ditulis dengan bahasa ibu, tidak menggurui hanya bercerita. Cerita yang membangkitkan hati ibu lainnya:’)

Dalam buku bukan ibu biasa ini juga banyak cerita yang hampirrr semua ibu bisa mengalaminya, yaitu GTM anak. Untuk chapter ini beliau sampai menjelaskan poin per poin dengan jelas.

Kekurangan buku ini cuma satu menurut saya, kurang banyaaak isinyaa per chapter:)))) Karena suka dengan tulisan beliau, jadi habis buka lembar berikutnya terus udah habis itu rasanya ‘ yah udah habis chapter ini’ hehe. Semoga sebentar lagi ummu bakal nulis dan rilis lagi buku yang lebih banyaak bercerita. minta amin nya ya pemirsah…

bukan ibu biasa

 

Share This:

Continue Reading

10 TUGAS SUAMI/ AYAH UNTUK ASI EKSKLUSIF

d1ab72d1a434001e685eb836d65ab7b2

Ada studi yang mengatakan bahwa suksesnya seorang ibu menyusui sebagian besar dipengaruhi oleh pasangannya. kalian percaya? kalo aku yess banget. Aku , salah seorang ibu dan konselor yang percaya bahwa suami memegang peranan sangat penting untuk urusan asi(terutama asi ekslusif).

Peran ayah sangat mempengaruhi pengambilan sikap dan keputusan ibu memberikan ASI pada bayi. Menurut data penelitian Ohio, 115 ibu yang baru melahirkan menunjukkan ketidakberhasilan menyusui hanya 26,9% karena ayah tidak mengerti pengetahuan tentang asi, sedangkan keberhasilan menyusui hampir mencapai 98% karena ayah mengeri pengetahuan tentang ASI. Oleh karena itu, keterlibatan ayah dalam keberhasilan menyusui sangat besar bahkan Michigan State University merekomendasikan pendidikan ASI bagi ayah (Littman, 1994)

Nah sekarang, hal hal simpel apa yang bisa ayah lakukan untuk mendukung keberhasilan ibu menyusui? mari disimak yuk;)

1. belajar tentang menyusui

Banyak yang berpendapat diluar sana bahwa menyusui adalah hal alami untuk seorang ibu. Pun dengan ayah/bapak. Banyak dari mereka beranggapan jika menyusui adalah hal yang gampang untuk dilakukan, kalaupun tidak bisa ya berarti memang belum rizkinya si ibu/bayi, lalu dengan mudah beralih ke sufor. Ini diluar  faktor faktor lain yah seperti bblr, bayi terinfeksi dll. jadi mimom menekankan khusus untuk poin pertama, si ayah mesti belajar juga tentang apa itu asi, bagaimana asi bisa dihasilkan, kenapa ada asi yang tidak keluar pada saat usia bayi baru sehari, apa yang mendukung asi dapat diproduksi dengan baik,dsb. kalo mau yang handy tinggal googling, banyak banget forum2 yang menjelaskan. kalo mau yang lebih manly bisa dibaca buku satu ini.

Az1ohRbCUAA-twoPengalaman pribadi mimom yang punya suami bukan dari basic medis, buku diatas tersebut sangat2 membantu menjelaskan apa yang bisa terjadi dengan si ibu saat awal2 melahirkan dan proses menyusui.  Dijabarkan kasus per kasus dan dengan bahasa laki laki. Quotes yang paling mimom inget adalah ” bikinnya bareng bareng, ngebesarin ngasuh dan ngASI nya juga mesti bareng” 🙂
2. sediakan air minum untuk istri/ibu menyusui

bayi yang sedang belajar menyusu pada awal kelahiran tidak terlalu memerlukan banyak volume cairan. yang butuh banyak justru si Ibu. Menyusui bisa membakar rata2 500 kalori tiap menyusui. Wajar bila si ibu kemudian merasa sangat haus dan lapar sesudah menyusui. Tips kedua dari mimom, sediakan deh air minum di dekat ibu. bisa air putih, jus atau kalau lagi niat segelas coklat hangat;)
3. siapkan pompa asi

Menyusui langsung pada payudara adalah yang terbaik, tapi mempersiapkan pompa asi untuk senjata awal asi eksklusif juga utama. Kenapa? karena ada beberapa kasus, si bayi belum pintar menyusu, si ibu masih kelelahan tapi ingin segera memberi asi, pompa asi dapat bekerja seolah olah merangsang asi untuk segera keluar. Atau kasus dimana si bayi mesti berpisah sementara dari ibu karena BBLR  atau prematur, si ibu dapat tetap memberi asi perah untuk bayi dengan bantuan pompa asi. jadi ayah, siapkan pompa asi sebelum melahirkan yah;) diskusikan saja sebelum membeli. it will be a fun discussion with your wife
4. tau dimana posisi barang2 yang berhubungan dengan bayi, menyusui dan si ibu sendiri,siap untuk menyediakannya pada saat istri membutuhkan

Kadang ayah / suami kurang paham dimana letak barang bayi yang baru ataupun fungsinya. Tidak apa apa, bertanyalah pada istri atau ibu anda. Mimom yakin, semua orang disekitar akan saling bantu membantu demi si bayi yang baru lahir. Tetapi kalau ayah paham barang barang yang dibutuhkan, hal tersebut akan jadi poin plus plus dimata Ibu. Hal simpel seperti, tahu dimana kapas bulat untuk membasuh bayi, tahu mana baju untuk pagi dan malam atau tahu bagaimana merakit pompa asi dan mensterilkannya
5. bantu pekerjaan rumah tangga

Se simpel ayah mau bantu menyapu dan meletakkan handuk kembali ditempatnya setelah mandi (!), sudah bisa membantu pekerjaan rumah tangga si Ibu. JIka ada rizki berlebih, hire ART selama ibu menyesuaikan jadwal mengurus bayi dengan pekerjaan rumah lainnya. Jika tidak, bagi tugas berdua dengannya, tapi berikan porsi ringan untuk si Ibu:p yang lain biar Ayah yang bekerja. Ga lama kok, dan ga akan bikin Ibu jadi manja. Ibu ibu muda ini malah akan tambah jatuh cinta sama suaminya.Yakin!
6. buat istri selalu terhibur dan happy, temani perputaran waktu mereka

Ga usah repot2 kirim bunga atau bawa badut kerumah, ajak istri ngobrol seru tentang hal lucu diluar rumah, tentang panik panik kecil saat si bayi pup, atau tentang hal yang lagi in di sosial media. jangan diajak ngobrol tentang politik yah (kecuali istri memang suka, ndak papa sih). atau bisa nonton video lucu di youtube. Jangan lupa untuk temani perputaran waktu ibu dan bayi. Pada awal kelahiran, waktu seolah berputar. siang jadi malam, malam jadi siang. Pas waktu malam jadi siang dimana si Ibu banyak begadang, Ayah jangan cuek dan molor:)) temani ibu menyusui, ambilkan air putih, nonton bareng sambil ngemil setelah menyusui, atau kalo lahiran pas bulan bulan sekarang bisa disambi nonton Liga Champion. Ayah senang update bola, ibu bahagia ada ayah yang menemani. Kalo kalian pejuang LDR, stay tune dengan gadget, sewaktu waktu si Ibu menghubungi saat terjaga menyusui, stay there with her (Duh ini pengalaman mimom banget).
7. beri pujian tulus bahwa yang istri lakukan untuk menyusui adalah hebat.

Tulus, ga usah menye menye bilang si Ibu cantik bak bidadari padahal (mungkin) ga sempat mandi atau dandan plus bau susu, let just say.. “makasih ya sayang, kamu udah berusaha kasih yang terbaik buat bayi KITA” wihh melayang deh si Ibu:p
8. Bantu untuk bayi sendawa setelah selesai menyusu. keep skin to skin with baby

Ini poin kecil tapi amat penting.  Membuat bayi sendawa berfungsi untuk membantu pencernaan bayi, mencegah colic dan memperat ikatan antara ayah dan anak. Biarkan urusan menyusu untuk Ibu, sementara menyendawakan untuk Ayah. Ini ritual kecil yang bisa Ayah kenang sepanjang masa loh.

IMG_20121215_200942
9. berikan selah waktu untuk ibu ‘me time’ dengan cara bermain dengan si bayi atau tidur bersama si bayi berdua

apa itu me time? Me time adalah waktu untuk seseorang sendiri saja, merefleksikan kehidupannya, mengurangi stressor yang ada dan yang jelas bersantai dari rutinitas. Berikan waktu tsb untuk Ibu, bisa setiap hari saat si Ibu mandi, bantu untuk menenangkan/ mengasuh bayi. Bila ada waktu lebih luang, persilahkan Ibu untuk pijat, creambath atau ke resto yang Ibu senangi sendiri. Sementara ayah bersama si bayi. Ketika sudah lebih besar, Ayah bisa tidur bersama si bayi setelah bayi menyusu sementara berikan waktu si Ibu untuk istirahat dengan caranya sendiri.
10. kurangi stress ibu

Ada berbagai macam tipe wanita dan pembawaannya. Tapi yang jelas, masa hamil melahirkan dan menyusui, membawa tingkat stres masing masing. Komunikasi yang baik adalah kunci untuk mengurangi stres si Ibu.

 

Hal hal di atas adalah tips singkat untuk para Ayah yang ingin membantu Ibu sukses ASIx.  Disusun dari banyak cerita, sharing dan diskusi dengan ibu pejuang asi. Pasti banyak hal yang kurang dari artikel diatas, tapi pastikan satu hal, bahwa perempuan yang anda cintai  yang sedang berjuang memberikan yang terbaik untuk bayi/anak anda berdua merasa bahwa anda adalah laki laki dan ayah yang mendukung 100% usahanya.

 

Fatherhood, requires LOVE not only DNA

IMG_20140622_205930

Share This:

Continue Reading

Am I doing Right?

 

Pas nulis blog post ini, aku sambil nyusuin anak, sedang merasakan PMS yang menggila dan tetiba merasa, Am I doing right for all this stuff?

You know, stuff like parenting, tumbuh kembang anak, me-manage keuangan, melayani suami, berbisnis, praktek dan gimana caranya tetep stay owsom:)

Lalu ingat tulisan salah seorang homeschooler yang jleb jleb banget dihati untuk situasi sekarang maupun yang akan datang

 

Ingatlah bahwa kontrak amanah kita sebagai seorang ibu adalah kepada Allah, bukan kepada suami atau kepada anak. Baik atau tidaknya sikap suami, lapang atau tidak lapangnya nafkah suami, dukung atau tidak dukungnya suami, bantu atau tidak bantunya suami, tidak akan mempengaruhi persembahan terbaik kita dalam menjalankan amanah kita sebagai seorang Ibu. BEgitu juga kepada anak, apapun kekurangannya dan kelebihan yang dimiliki anal, tidak akan mempegaruhi kasih sayang dan persembahan terbaik pengasuhan kita kepada mereka. -KikiBArkiah-

 

Tiap hari aku selalu bertanya, sudah benarkah apa yang aku lakuin untuk suami dan anak anakku sekarang.Masih banyak sekali kurangku. Tapi kalau ingat si Sulung selalu bilang”Aku sayang banget sama Mommy ” atau “aku mau pelukan sama Mommy terus” atau ketawa si bungsu dengan matanya yang indah aku selalu menghibur diri bahwa apa yang aku lakukan sekarang se enggak nyasedang berjalan ke arah yang lebih baik. Tidak diam ditempat. semoga……

45

Share This:

Continue Reading