Apa dan Bagaimana Power Pumping itu?

tranquility

Menyusui, seperti yang sering mimom ceritakan adalah hal yang membahagiakan. Namun di balik kebahagiaan itu, ada hal hal yang tidak bisa dipungkiri. Pertama menyusui membutuhkan konsistensi dan disiplin dalam hal menyusui langsung maupun memerah asi. Yang kedua asi sangat dipengaruhi mood atau keadaan psikologis ibu.  Bila kedua hal tersebut sedang dalam kondisi tidak baik , hal yang akan terjadi adalah Ibu dapat kekurangan produksi asi.  ada cara nya nih mom, bagaimana  agar produksi asi bisa meningkat kembali.

Power pumping adalah salah satu cara untuk mengosongkan payudara dengan meniru gerakan/ kinerja menyusu bayi saat masa growth sprut. Yang perlu diingat power pumping tidak menggantikan SEMUA sesi menyusui atau sesi memerah.

Yuk kita pelajari bagaimana power pumping itu:

cara yang paling di rekomendasikan dan yang paling banyak digunakan adalah:

  1. Siapkan satu  jam waktu untuk proses satu sesi power pumping ini
  2. Kalo ibu menggunakan breastpump double pump, cara yang dilakukan adalah:

– pompa selama 20 menit
– istirahat 10 menit
– pompa selama 10 menit
– istirahat 10 menit
– pompa selama 10 menit
– istirahat 10 menit

3. Lakukan selama minimal 1 kali sesi power pumping setiap hari hingga produksi asi ibu meningkat.

4. Jika menginginkan hasil yang lebih, lakukan sesi power pumping lebih dari 1 kali setiap hari nya. dua kali sesi waktu power pumping setiap hari nya, dipercaya bisa menambah produksi asi lebih cepat dan lebih banyak.

Nah, itu untuk yang paling sering digunakan ya Bu..

Lalu adakah cara lain?

Cara yang lain adalah:
– pompa selama 10 menit
– istirahat 10 menit
– pompa selama 10 menit
– istirahat 10 menit
– pompa selama 10 menit
– istirahat selama 10 menit

Terus kalo ga bisa mompa selama 1 jam full gimana? bisa kurangin jadi 30 menit saja mom setiap sesinya, jadi:

– pompa 10 menit
– istirahat 10 menit
– pompa 10 menit

Kalau muncul pertanyaan. dengan di ubah atau dikurangi jam nya bakal berpengaruh

ga sama hasil power pumpingnya? insya Allah TIDAK ya mom, karena balik lagi ke teori supply by demand, yang terpenting adalah:

Semakin sering asi dikeluarkan atau dikosongkan, maka produksi asi akan meningkat.

Lanjut ya mom, kalo cara yang di atas biasanya dipraktekkan untuk jenis pompa double pump , terus kalo yang cuma make single pump gimana? (baik yang pompa manual atau pompa elektrik single)? Meskipun secara teori yang direkomendasikan untuk power pumping adalah double pump breastpump, tapi dengan single pump breastpump tetap bisa kok caranya seperti ini ya :

– pompa payudara kanan selama 10 menit
– bergantian, pompa payudara kiri selama 10 menit (payudara kanan dibiarkan istirahat)
– ganti lagi. pompa payudara kanan selama 10 menit dan biarkan payudara kiri istirahat
– pompa lagi payudara kiri selama 10 menit, (istirahat untuk payudara kanan)
– pompa payudara kanan selama 10 menit
– pompa pyudara kiri selama 10 menit

Total waktu yang diperlukan sama : 1 jam, masing masing payudara mendapat jatah untuk dipompa sebanyak 3x.

Lalu kapan sebaiknya kita melakukan power pumping?

1. Sebaiknya power pumping dilakukan saat bayi sedang tertidur ( bisa saat malam hari saat waktu tidur bayi relatif panjang atau saat pagi hari saat belum terbangun)

2. Jika Ibu sering berada jauh dari bayi, maka ibu bisa mengganti satu sesi biasa memompa dengan satu sesi power pumping. misal, saat ibu baru sampai dikantor dan jam bekerja belum dimulai, ibu bisa melakukan power pumping selama 1 jam atau saat istirahat makan siang, ibu bisa melakukan power pumping sembari istirahat makan (we are a multitasking mom, right?:D)

happy power pumping and breastfeeding!

Share This:

You may also like

25 Comments

  1. untuk Ibu Bekerja menyusui adalah pekerjaan yang berat, apalagi pekerjaan kantor menumpuk, payudara sudah penuh waduhh, It isn’t easy but it’s worth it. terima kasih untuk artikelnya yang bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *