Bolehkah Memerah ASI Sebelum Melahirkan?

memerah-asi-atau-kolostrum
pic source: pinterest

Keberhasilan menyusui ekskslusif tentunya jadi dambaan setiap Ibu yang tengah mengandung atau baru saja melahirkan. Hal ini dikarenakan sudah semakin banyak orang tua/ pasangan yang mengerti pentingnya ASI untuk anak.  Salah satu harapan didalam proses menyusui ekslusif adalah kolostrum keluar sesudah melahirkan. Lalu bagaimana jika sebelum melahirkan, Ibu ternyata sudah merasa mengeluarkan asi? bagaimana jika ibu bermaksud memerah ASI , bolehkah?Nah kali ini mimom mau bahas tentang memerah sebelum melahirkan nih.
apakah bisa? lalu seperti apa?:)

Apa itu Antenatal Expressing of Colostrum?

Antenatal expressing adalah memerah/ mengeluarkan kolostrum pada minggu minggu akhir kehamilan. Kegiatan ini dilakukan setelah Ibu memasuki usia kehamilan 37 minggu.
Di luar negeri sendiri, ada tren yang berkembang untuk memerah kolostrum sebelum melahirkan. Apalagi bila menemukan bahwa pada masa akhir kehamilan, para Ibu tersebut telah merasa mengeluarkan asi yang biasa kita sebut colostrum. Kolostrum sendiri pernah mimom bahas pada blogpost sebelumnya

baca: Kolostrum, sihir ajaib dari ASI

Dengan berbagai latar belakang, beberapa bayi nampaknya memang membutuhkannutrisi/ cairan lebih pada masa sehabis lahir (post partum) dibanding yang dapat mereka peroleh langsung dari payudaraIbunya.  Kalau asi ekstra tersebut tidakmereka dapatkan atau tidak tersedia,

bayi bayi tersebut biasanya kemudian diberikan cairan awal tambahan(prelacteal). Nah, jika si Ibu sadar akan adanya kemungkinan2 tersebut, Ibu dapat memilih untuk memerah asi/kolostrumnya sebelum melahirkan sehingga nanti jika si bayi benar membutuhkan cairan/nutrisi tambahan,bayi dapat diberikan kolostrum Ibu nya sendiri;)

aec3
pic source: pinterest

Lalu, kondisi apa aja sih yang bisa membuat si Ibu memerah kolostrum sebelum melahirkan ?

1. diabetes, seorang bayi yang lahir dengan Ibu yang didiagnosa diabetes(tipe 1, 2 atau gestasional diabetic)memiliki resiko gula darah yang rendah sesudah kelahiran. Menerima kolostrum ekstra akan sangat membantu untuk menstabilkan level gula darah si bayi.

2. Bayi yang setelah dilahirkan ternyata memiliki kondisi yang sulit untukmenyusu dengan baik di awal kelahiran seperti penyakit jantung bawaan, kondisi neurologis, bibir sumbing,dsb. Bayi dengan kondisi tersebut mungkin tidak bisa menyusu langsung dengan baik, jadi Ibu mesti memerah asi untuk diberikan ke-bayi. Memerah kolostrum sebelum melahirkan, dapat disimpan oleh si Ibubsehingga apabila diperlukan sewaktu waktu.

3. Riwayat keluarga yang sensitif/alergi dengan protein susu sapi

4. Ibu dengan riwayat gagal memberi asi sebelumnya.

5. Kondisi Ibu yang menyebabkan asi memang susah berproduksi atau produksinya sangat sendikit (contohnya hipotiroid)

Trus kontraindikasi buat melakukan perah sebelum melahirkan apa saja sih?

Nah, setelah dijabarin tentang kondisi Ibu yang bisa terbantu, kontraindikasinya juga harus kita

perhatikan. Mimom sarankan, untukberkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan Ibu bila mau melakukan tindakan ini.Yang bisa mimom sebutkan disini kontraindikasi dari memerah sebelum melahirkan:

  • Punya riwayat abortus
  • Punya riwayat kehamilan beresiko tinggi dan atau sedang dalam pengobatan untuk mempertahankan janin
  • Sedang hamil bayi kembar atau lebih
  • Memiliki pengalaman spotting atau perdarahan pada masa kehamilan
  • Mengalami kontraksi selama dan sesudah mencoba memerah.

Trus gimana cara melakukan memerah tersebut?

persiapan buat memerah:

  • belajar teknik memerah menggunakan tangan
  • wadah penyimpanan asi dengan ukuran plg terkecil
    (spuit injeksi ukuran 1-3 ml)

caranya:
perah kolostrum sesuai dengan cara memerah menggunakan tangan. Sementara itu minta bantuan orang lain( suami, bidan) untuk mengumpulkan tetesankolostrum tersebut dengan menggunakan spuit injeksi yang sudah dicopot jarumnya terlebih dahulu.
lah kok tetesan doank? ya karena kolostrum tidak sama seperi asi matang, jadi yang keluar bisa jadi (dan biasanya) hanya berupa tetesan 0,5-1,4 ml setiap memerah. cairan kolostrum tersebut dapat disimpan di suhu ruang selama 4 jam, didalam kulkas selama 2×24 jam atau di freezer.

aec

Once again, mimom sendiri sebagai konselor belum pernah mempraktekkan

sendiri ataupun melihat/menyarankan ke pasien mimom. JAdi sekali lagi, jika Ibu ingin melakukannya, please, berdiskusilah terlebih dahulu dengandokter kandungan atau bidan yang menangani Ibu.

happy breastfeeding;)

 

other reference:

http://abm.me.uk/expressing-milk-baby-arrives-antenatal-expression-colostrum/

Share This:

You may also like

4 Comments

    1. iyaa mba riski.. belum di anjurkan secara luas karena khawatir justru menimbulkan mudharat( kontraksi terus menerus) tetapikalo ada indikasi khusus kaya yang disebut diatas bisa dicoba:D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *