Tips Mudik Untuk Ibu Menyusui

n-PUBLIC-BREASTFEEDING-628x314
source: huffingtonpost.com

Mudik mudik mudik………
Tradisi di Indonesia, bisa dua kali dalam setahun, hebohnya mengisi acara tv seminggu lebih. Ceritanya dari mulai makanan asal daerah mudik, tentang keselamatan saat berkendara, keluarga yang mudik pake bajaj. Ada suka dan mudah mudahan tidak ada duka dalam mudik;’)

Anyway, karena mimom dan suami berbeda daerah asal rencananya juga bakal mudik. Berbagi kesempatan. Mudiknya melawan arah sih, jadi mudah mudahan ga terlalu kena macet. Kemarin, mimom sempat ngobrol dengan beberapa kawan yang masih asi eksklusif maupun yang bayi yang sudah lebih dari 6 bulan. PErtanyaan dan diskusinya hampir mirip mirip sih….

besok pas aku mudik bawa apaan aja nih Rum, ribett banget kali yaa

dann mimom pun menjawab

“ribet itu hanya Allah dan payudara kita doank yang tau ”

#selfkeplak :))))

Karena pembicaraan dan diskusi yang agak absurd bersama teman teman itulah, mimom kembali punya ide buat nulis tips buat ibu menyusui. Kali ini pas kita mudik, apa sajakah tips mudik untuk ibu menyusui ala mimom?

1. Make a PLan
Bikin plan dan rencana sesuai kebutuhan sekeluarga. Ayah, Ibu dan tentunya si bayi ginuk ginuk. Mau naik apa? road trip, kapal, pesawat, atau kereta api? Berapa lama perjalanan yang dibutuhkan dan kemungkinan bila perjalan tersebut memanjang dikarenakan banyak hal.
Ya you know, mudik adalah euforia sebagian masyarakat Indonesia jadi macet, delay atau bahkan kereta rusak dapat terjadi. Tidak perlu plan tersebut ditulis rapi. Cukup diskusikan dengan pasangan. Waktu  untuk melaksanakan mudik juga mesti memperhatikan jadwal si bayi. Apakah saat si bayi bangun dan waktu dia beraktivitas atau pas waktu tidur si bayi. Hal ini bertujuan biar si bayi tetap merasa nyaman dalam perjalanan.
Untuk peraturan membawa bayi, asi perah dan menyusui bisa dilihat di link berikut
peraturan membawa cairan asi perah di pesawat
peraturan membawa bayi di pesawat
peraturan membawa bayi di kereta api

Plan berikutnya adalah mama dan papa mesti paham tempat peristirahatan selama perjalanan. Bila kita road trip , usahakan banyak berhenti di tempat peristirahatan. Kenapa? karena ibu menyusui mesti menyusui seperti jadwal yang biasa dilaksanakannya. dan sangat berbahaya untuk ibu menyusui bayinya saat mobil berjalan kan? 😉

2. Make it Simple
Simpel adalah prinsip mimom. Meskipun mimom masih suka rempong tapi prinsipnya adalah bawa barang2 esensial menurut mama sendiri. Adapun barang esensial menurut mimom yang perlu dibawa ibu menyusui saat mudik antara lain :
a. Apron menyusui dan baju menyusui yang nyaman
apron sangat berguna untuk kita menyusui ditempat umum. sebagai catatan sebenarnya menyusui ditempat umum pun tidak apa2, ada hukum yang mengaturnya. Tetapi kadang, sopan santun tetap mesti kita junjung khan? jadi bawalah apron yang nyaman untuk ibu dan bayi. begitupun dengan baju menyusui, saran mimom pilih baju dengan bukaan langsung, bukan kancing. bisa dalam bentuk resleting maupun baju busui yang memiliki akses seperti kantung tersembunyi. Baju dengan jenis akses menyusui tersebut lebih nyaman dipakai saat membawa si kecil atau pumping diperjalanan. Tidak lupa sediakan baju ekstra, jaga jaga jika kita terkena muntahan bayi, tumpahan air minum,dsb

b. Pompa asi, cooler bag dan kantong asi

semua item di atas berguna jika kita sudah tiba ditempat tujuan. Mudik pada saat lebaran identik dengan silahturahmi. Waktu silahturahmi, dapat bertabrakan dengan waktu tidur anak. Oleh karena itu asi perah bisa kita tinggalkan dirumah bersama si bayi. Tentunya dengan mengajarkan cara pemberian asip terlebih dahulu ya;). Pompa asi juga dapat berguna untuk menjaga supply asi kita tetap sama pada saat perjalanan maupun tiba di tujuan.

c. Hand sanitizer, tissue basah dan banyak air putih/air minum

Hand sanitizer berguna untuk berjaga jaga saat kita bersentuhan dengan fasilitas umum sementara tidak ada air bersih yang tersedia. Tisu basah bisa kita gunakan saat darurat membersihkan pompa asi yang sudah dipakai (darurat ya, tidak disarankan bila tidak darurat;D )dan air minum berguna untuk membuat kita terhidrasi dengan baik.

3. Make it Fun but Realistic

Mudik adalah hal yang menyenangkan. Pun sama halnya untuk si bayi atau anak kecil kita. Bisa jadi tempat tempat yang baru menambah stimulus otak bayi, tapi perjalanan yang terlalu panjang tanpa jeda bisa membuat anak kecapaian, jet lag dan sebagainya. Oleh karena itu, pertimbangkan untuk beristirahat lebih lama bila menemui tanda2 bayi/anak yang kecapaian. Menginap di hotel dalam perjalanan bisa menjadi alternatif. Jangan lupa, cari hotel yang menyediakan kulkas kecil supaya kita bisa menyimpan asi perah serta ice gel/pack untuk digunakan di hari berikutnya. Bawa mainan untuk si bayi. Untuk ibu menyusui? bawa gadget, simpan musik yang menyenangkan si ibu untuk di putar diperjalanan, buku atau sedikit uang lebih untuk ibu berbelanja di tiap kota yang disinggahi…..oke saran terakhir emang aneh:p Tapi selama bisa bikin ibu menyusui happy?:))))

Elena-Oliva-Photo-RS
maem sik dhab, ndak edan:)) source: elenaoliviaphoto

4. Prepare for the Worst

Selain perlengkapan perlengkapan dan plan di atas, mama papa mesti menyiapkan stuff untuk hal hal yang tidak menyenangkan. obat obatan umum yang aman untuk ibu menyusui dan bayi, bisa disiapkan untuk berjaga jaga bila ibu atau bayi sakit. Jika menjadi lebih parah ketika dalam perjalanan, segera menuju pusat kesehatan terdekat. ada info seperti ini yang mimom dapatkan sekitar 2 hari yang lalu

bpjs lebaran

 

Thats all. Kalo dari mama papa sekalian ada tambahan tips ga ya?bisa di share di kolom komen:)

Happy mudik and breastfeeding!;)

Share This:

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *